Tolak Tambang di Galunggung Tasikmalaya, LAK Galuh Pakuan Dukung Masyarakat Adat

Asep Supiandi
Masyarakat Adat Galunggung, Kabupaten Tasikmalaya menolak aktivitas tambang di Leuweung Keusik. (Foto: Istimewa)

“Ini yang harusnya dibuka,” kata  Encep Rujhan, Bendahara AMPAG. 

Oleh karenanya, AMPAG melaporkan kasus pemalsuan tanda-tangan itu ke Polres setempat. Dalam dua hari ini sudah ada empat warga dimintai keterangannya oleh penyidik kepolisian. 

Protes warga akhirnya sampai juga ke Gedung Sate. Maka, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum pun menemui para demonstran  di Kampung Pasir Ipis, Desa Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 7 Maret 2021 lalu. 

Kepada pengunjuk rasa, Wagub Uu ketika itu menyatakan, akan menghentikan sementara aktivitas pertambangan galian pasir di Leuweung Keusik, Gunung Galunggung, karena diduga ada pemalsuan dokumen Izin Usaha Penambangan (IUP) CV Trican yang dikeluarkan oleh Pemprov Jabar pada 2019.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Aang Budiana, menilai pernyataan Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum tersebut berlebihan. “Yang bisa hentikan izin itu adalah Kementerian ESDM, yang memiliki kewenangan tersebut,” kata Aang Budiana. 

Menurut Aang, terhadap kasus tersebut, pimpinan DPRD  sudah membuat surat ditujukan kepada Pemprov Jabar untuk mengkaji kembali perizinan  CV Trican. Kenapa ada  protes dari masyarakat, Apakah ada cacat prosedural atau tidak.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Produksi Padi Berlimpah, Bupati Karawang Tolak Impor Beras

57 tahun lalu

14 Karyawan PT Metro Positif, Bupati Purwakarta: Perusahaan Tak Kooperatif

57 tahun lalu

Aliran Hakekok Ada di Purwakarta? Ini Jawaban MUI

57 tahun lalu

Arus Balik lebaran di Lingkar Gentong Tasikmalaya Ramai Lancar di Hari Pertama Kerja

57 tahun lalu

Pemudik Diimbau Pulang Lebih Awal Hindari Macet, Jangan Tunggu Puncak Arus Balik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal