BANDUNG, iNews.id - Markas Besar TNI Angkatan Darat (AD) Pusat Peralatan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung menggelar tes urine terhadap 40 anggota TNI di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) I Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Jalan Cikutra, Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/9). Selain itu, para prajurit juga diberi wawasan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.
Hasil tes urine terhadap 40 prajurit TNI AD di lingkungan Gupusmu I Puspalad, semua personel dinyatakan negatif dari narkoba.
Pembekalan tentang bahaya narkoba dan strategi mengatasinya dalam program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dari Subkoordinator P2M BNN Kota Bandung Saras Putri Utami itu, dilaksanakan sebelum para prajurit TNI Gupusmu ini menjalani tes urine.
Subkoordinator P2M BNN Kota Bandung Saras Putri Utami mengatakan, Indonesia sedang dalam situasi darurat narkoba. Sebab, pengguna dan pengedar narkoba semakin meningkat.
Data prevalensi nasional berdasarkan hasil survei BNN RI dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada 2019, menunjukkan sekitar 4,5 juta jiwa atau 2,40 persen penduduk Indonesia berusia antara 15-64 tahun terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Ini tentu sangat memprihatin kita semua.