TKI Nenah Terancam Hukuman Mati di UEA, Bupati Majalengka: Pemerintah Wajib Membantu

Inin nastain
Bupati Majalengka Karna Sobahi. (Foto: Inin Nastain)

Informasi yang diterima, kata dia, pihaknya yakin Nenah bukan pelaku pembunuhan itu. Fauzy sendiri mengaku mendapat informasi itu setelah pihak keluarga Nenah mengadukan pada 26 April lalu.

“Kami menelusuri kasus ini. Sebelum kejadian pembunuhan itu. Ada cekcok antar anak majikan dan sopir. Besoknya saat Nenah dan rekannya mau ngasih makan ke sopir itu, ternyata sudah meninggal dunia dengan luka sayatan di leher,” ujar dia.

Dalam kasus itu, lanjut dia, pihaknya juga langsung berkoordinasi dengan FPMI Jawa Barat. Selain itu, dia juga mengaku sudah berkoordinasi dengan berbagai kalangan termasuk KBRI Dubai.

“Kami melakukan upaya dengan mengajukan pembelaan hukum. Kami kirim surat ke BP2MI, DPR RI, KBRI Dubai dan Kemenlu, untuk kelakukan pembelaan. Yakin dia tidak membunuh. Semoga ini jadi perhatian dari pemerintah untuk bisa membebaskan Nenah,” ucap Fauzy.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wabup Majalengka Upayakan Bayar Diat bagi Warga yang Terancam Hukuman Mati

57 tahun lalu

Warga Majalengka Terancam Hukum Mati Dituduh Memberi Makanan Beracun ke Sopir

57 tahun lalu

Warga Majalengka Terancam Hukuman Mati, Keluarga: Pak Jokowi Kami Mohon Pertolongan

57 tahun lalu

Dituduh Bunuh Sopir, Warga Majalengka Terancam Hukum Mati di Dubai

57 tahun lalu

Asyik Ngobrol saat Upacara Hari Pancasila, Sejumlah ASN di Majalengka Digaruk Satpol PP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal