TKI Nenah Terancam Hukuman Mati di UEA, Bupati Majalengka: Pemerintah Wajib Membantu

Inin nastain
Bupati Majalengka Karna Sobahi. (Foto: Inin Nastain)

MAJALENGKA, iNews.id -Bupati Majalengka Karna Sobahi berharap Nenah, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Ranji Wetan, Kecamatan Kasokandel yang terancam hukuman mati di Uni Emirat Arab (UEA) bisa selamat. Bahkan Bupati menegaskan pemerintah berkewajiban membantu membayar diat agar Nenah batal dihukum mati.

Di Kabupaten Majalengka, setidaknya ada dua contoh kasus serupa dengan Nenah, TKI yang berangkat pada 2011. Dari dua kasus itu, satu di antaranya selamat setelah keluarga korban bersedia diganti dengan diat. 

“Kita kan sudah punya pengalaman. Warga kita yang pernah mengalami kasus di luar negeri terutama di Arab. Ada yang kena hukuman seperti Tuti, (Desa) Cikeusik (Kecamatan Sukahaji). Karena tidak memungkinkan yang bersangkutan dimaafkan. Satu lagi di (Kecamatan) Cingambul (atas nama Eti), alhamdulillah lolos berkat bantuan pemerintah, diplomatis," kata Bupati Majalengka, Jumat (28/5/2021) 

"Tentu yang ini (Nenah) pun harus diperjuangkan dengan cara pendekatan hierarki pemerintahan, dari kabupaten ke provinsi, dari Provinsi ke pusat, dalam hal ini Kementerian Luar Negeri,” ujar Karna Sobahi seusai menemui massa aksi peduli Palestina.

Disinggung jika nantinya hukuman mati itu diganti diat, Karna menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka punya kewajiban untuk membantu warganya. Namun, terlebih dahulu akan melihat kebijakan dari pemerintah pusat.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wabup Majalengka Upayakan Bayar Diat bagi Warga yang Terancam Hukuman Mati

57 tahun lalu

Warga Majalengka Terancam Hukum Mati Dituduh Memberi Makanan Beracun ke Sopir

57 tahun lalu

Warga Majalengka Terancam Hukuman Mati, Keluarga: Pak Jokowi Kami Mohon Pertolongan

57 tahun lalu

Dituduh Bunuh Sopir, Warga Majalengka Terancam Hukum Mati di Dubai

57 tahun lalu

Garang saat Beraksi, Penculik Pedagang Angkringan di Majalengka Nangis saat Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal