Tinjau Longsor Cimanggung Sumedang, Ridwan Kamil: Kawasan Ini Tak Layak untuk Permukiman

Agus Warsudi
Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Kepala BNPB Doni Monardo saat meninjau lokasi bencana tanah longsor di Cimanggung, Sumedang. (Foto: Basarnas Bandung)

Tanah longsor terjadi dua kali. Peristiwa pertama terjadi pada pukul 16.00 WIB, merusak 14 rumah dan menimbun 12 warga. Longsor susulan terjadi sekitar 19.30 WIB. Longsor susulan terjadi saat petugas masih melakukan evakuasi korban di sekitar area longsoran pertama. 

Peristiwa kedua ini menyebabkan Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumedang Yedi dan Komadan Komando Rayon Militer (Danramil) Kapten Inf Setio Pribadi, menjadi korban. Jasad almarhum Yedi telah ditemukan. Sedangkan jasad almarhum Kapten Inf Setia Pribadi masih dalam pencarian.

Longsoran pertama dipicu curah hujan tinggi dan kondisi tanah tidak stabil. Tingginya curah hujan menyebabkan tebih setinggi 20 meter dengan panjang 40 meter di belakang Perum Pondok Daud, longsor.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tim SAR Kembali Temukan 2 Korban Longsor Cimanggung Sumedang 

57 tahun lalu

12 Orang Meninggal, Begini Kondisi Terkini Longsor Cimanggung Sumedang

57 tahun lalu

Ridwan Kamil Berduka atas Jatuhnya Sriwijaya Air dan Longsor Cimanggung Sumedang

57 tahun lalu

Ini Penyebab Longsor Cimanggung Sumedang Menurut PVMBG

57 tahun lalu

Danramil dan Kasi BPBD Gugur saat Evakuasi Longsor di Cimanggung Sumedang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal