Tinjau Longsor Cimanggung Sumedang, Ridwan Kamil: Kawasan Ini Tak Layak untuk Permukiman

Agus Warsudi
Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Kepala BNPB Doni Monardo saat meninjau lokasi bencana tanah longsor di Cimanggung, Sumedang. (Foto: Basarnas Bandung)

SUMEDANG, iNews.id - Bencana tanah longsor yang menerjang Perum Pondok Daud, Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (9/1/2021), menjadi peringatan bagi pengembang dalam membangun perumahan. Kelaikan lahan, alam, dan lingkungan harus jadi perhatian serius.

Pernyataan itu disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau longkasi bencana tanah longsor bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, Minggu (10/1/2021).

"Peristiwa longsor yang terjadi dua kali dalam tempo singkat di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, sebagai peringatan atas kelaikan lahan untuk dijadikan pemukiman," kata Gubernur Jabar yang akrab disapa Kang Emil ini.

Kang Emil mengemukakan, tak semua lahan layak dijadikan permukiman. Apalagi di lahan dengan kemiringan cukup rawan terjadi longsor yang mengancam jiwa masyarakat. Seperti terjadi di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung ini.

"Tak semua lahan layak untuk ditinggali (dijadikan tempat tinggal). Tidak bisa dipaksankan. Ini (Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang) salah satu contoh lahan yang rawan untuk ditinggali," ujar Kang Emil.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tim SAR Kembali Temukan 2 Korban Longsor Cimanggung Sumedang 

57 tahun lalu

12 Orang Meninggal, Begini Kondisi Terkini Longsor Cimanggung Sumedang

57 tahun lalu

Ridwan Kamil Berduka atas Jatuhnya Sriwijaya Air dan Longsor Cimanggung Sumedang

57 tahun lalu

Ini Penyebab Longsor Cimanggung Sumedang Menurut PVMBG

57 tahun lalu

Danramil dan Kasi BPBD Gugur saat Evakuasi Longsor di Cimanggung Sumedang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal