Tinjau Longsor Cimanggung Sumedang, Ridwan Kamil: Kawasan Ini Tak Layak untuk Permukiman

Agus Warsudi
Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Kepala BNPB Doni Monardo saat meninjau lokasi bencana tanah longsor di Cimanggung, Sumedang. (Foto: Basarnas Bandung)

Lahan di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Sumedang, tutur GUbernur Jabar, memang tidak layak untuk dijadikan permukiman penduduk karena memiliki kontur dengan kemiringan rawan longsor.

"Tak sesederhana boleh atau tidak boleh. Tetapi masyarakat dan pemerintah harus bekerja sama. Sebab, tidak semua lahan layak untuk ditinggali," tutur Gubernur.

Diketahui, sejauh ini, bencana tanah longsor yang menerjang Perum Pondok Daud, Dusun Bojong Kodang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, telah menewaskan 13 orang. 

Saat ini tim search and rescue (SAR) gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, TNI, Polri, Basarnas Bandung, dan relawan, masih melakukan pencarian terhadap korban lain. Jumlah korban yang masih tertimbun material tanah sebanyak enam orang. 

Diberitakan sebelumnya, bencana tanah longsor menerjang Perum Pondok Daud, Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (9/1/2021). 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tim SAR Kembali Temukan 2 Korban Longsor Cimanggung Sumedang 

57 tahun lalu

12 Orang Meninggal, Begini Kondisi Terkini Longsor Cimanggung Sumedang

57 tahun lalu

Ridwan Kamil Berduka atas Jatuhnya Sriwijaya Air dan Longsor Cimanggung Sumedang

57 tahun lalu

Ini Penyebab Longsor Cimanggung Sumedang Menurut PVMBG

57 tahun lalu

Danramil dan Kasi BPBD Gugur saat Evakuasi Longsor di Cimanggung Sumedang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal