Tersangka Penipu Modus Arisan Bodong Kerap Pamer Uang di TikTok dan Facebook

Agus Warsudi
Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jabar AKBP Adanan Mangopang (kiri) saat konferensi pers perkembangan penyidikan kasus arisan bodong. (FOTO: Humas Polda Jabar)

BANDUNG, iNews.id - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal (Ditreskrimum) Polda Jabar mengungkap fakta lain terkait kasus penipuan dengan modus arisan online dengan tersangka pasutri MAW (34) dan HTP (35). Untuk menggaet korban, tersangka MAW kerap memamerkan uang di TikTok dan Facebook.

Fakta tersebut disampaikan Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jabar AKBP Adanan Mangopang. Dengan cara ini, sebanyak 150 orang terpedaya iming-iming pelaku MAW. Total kerugian akibat penipuan modus arisan bodog itu mencapai Rp 21 miliar. 

"Di akun TikTok, WhatsApp, dan Facebook, tersangka kerap memamerkan uang. Itu bagian dari modus pelaku untuk menarik perhatian para korban. Korban tergiur dan mengharapkan keuntungan dengan menanamkan sejumlah uang kepada pelaku," kata Kasbudit IV Ditreskrimum Polda Jabar di Mapolda Jabar pada Jumat (11/3/2022).

AKBP Adanan Mangopang menyatakan, korban penipuan modus arisan bodong itu tinggal di Kota/Kabupaten Bandung, Sumedang, dan Cianjur. Mereka berasal dari beragam latar belakang pekerjaan.

"Ada beberapa buruh karyawan pabrik yang tertarik karena keuntungan yang dijanjikan pelaku. Walaupun cuman Rp150.000, misalnya, tapi untuk mereka kan cukup berarti. Jadi mereka tertarik untuk mendapatkan keuntungan lebih dengan cara singkat," ujar AKBP Adanan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hasil Penelusuran Aliran Dana Arisan Bodong di Sumedang, Polisi Sita 1 Mobil Agya

57 tahun lalu

Polda Jabar Telusuri Aliran Dana Rp21 Miliar Arisan Bodong di Sumedang

57 tahun lalu

Anda Korban Arisan Bodong Jatinangor Sumedang? Lapor ke Hotline Ini 081320090955

57 tahun lalu

Tipu 150 Orang dengan Modus Arisan, Pasutri asal Sumedang Terancam 20 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Diduga Nipu Rp20 Miliar dengan Modus Lelang Arisan, Perempuan di Sumedang Ditangkap 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal