Tembok Penahan Tanah Retak, Proyek Jembatan Tajim di Gununghalu KBB Terhambat

Adi Haryanto
TPT Jembatan Tajim di Desa Celak, Gununghalu, KBB, retak akibat tidak kuat menahan beban tanah setelah terus diguyur hujan. (Foto/Istimewa)

"Sedang dibuat rencana ulang dengan membangun dulu jalur air atau drainase agar tanah di area jembatan tidak terkena limpasan air. Baru nanti ke penguatan konstruksi jembatannya," ujar Donni Tumpak Pandoptan Hutajulu.

PPK Dinas PUTR KBB menuturkan, di lapisan tanah area proyek jembatan tersebut terdapat batu-batu besar dan kerikil yang sudah bertumpuk dengan di lapisi tanah. Sehingga kondisi itu yang menyebabkan tanah di area tersebut menjadi tidak solid. Pengerjaan konstruksi harus memakai bor pile dengan kualitas lebih baik. 

Kendati begitu, tutur dia, meski ada beberapa masalah konstruksi, diharapkan pembangunan jembatan tersebut rampung sesuai target. Kontraktor masih memiliki waktu 30 hari. 

Dalam waktu itu tanah di area jembatan diharapkan stabil agar pembangunan selesai tepat waktu. "Masih ada waktu, semoga terkejar dan bisa selesai tepat waktu karena rencananya tanggal 5 Desember 2022 akan diresmikan Pak Bupati," tuturnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rohimah ART yang Disiksa Majikan di KBB Putus Sekolah di Kelas V Didorong Ikut Paket C

57 tahun lalu

Khawatir Jadi Temuan BPK, Eks Pejabat KBB Diminta Segera Kembalikan Mobil Dinas

57 tahun lalu

Terkendala Biaya Rp410 Juta, Operasi Bayi Kembar Siam asal Cisarua KBB Belum Dilakukan

57 tahun lalu

Polres Cimahi Selidiki Dugaan Penyekapan Balita dan Nenek di Lembang KBB

57 tahun lalu

Didorong Gunakan Pupuk Organik, Ini Tanggapan Petani di Lembang KBB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal