PHRI pun meminta perhatian dari pemerintah dan meminta untuk membicarakan bersama-sama. Karena usaha perhotelan yang sempat menjadi primadona di Purwakarta, kini tengah berada di titik nadir.
"Terlebih tidak adanya kompensasi bagi usaha hotel, seperti keringanan pajak, tarif listrik hingga bunga bank," ujarnya.
Rencananya jika tidak ada soslusi dari pemerintah daerah, para pengusaha hotel segera kibarkan bendera putih secara serempak. Cara ini menjadi langkah efektif untuk mendapat perhatian.
Seperti diketahui geliat pariwisata di Purwakarta yang sempat meningkat beberapa waktu lalu, berbanding lurus dengan usaha perhotelan maupun restoran. Namun sejak pandemi melanda, usaha tersebut mulai meredup. Diperparah lagi PPKM yang terus diperpanjang oleh pemerintah.