TACB Indramayu Minta Masyarakat Hentikan Pencarian Harta Karun di Situs Bersejarah

Antara
Andrian Supendi
TACB Indramayu, TNI, dan Polri, mengecek lokasi situs makam bersejarah yang dirusak pemburu harta karun. (FOTO: ANDRIAN SUPENDI)

INDRAMAYU, iNews.id - Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, bersama TNI, Polri, dan dinas kebudayaan meminta masyarakat menghentikan mencari harta karun di situs bersejarah. Tindakan mencari harta karun hingga merusak itu terjadi di situs Benggala Benggali, makam Bupati Indramayu keempat sampai keenam.

"Kami menerima laporan terkait penggalian situs bersejarah oleh warga yang sedang mencari harta karun," kata Ketua TACB Kabupaten Indramayu Dedy S Musashi.

Dedi S Musashi menyatakan, TACB menelusuri laporan itu dan ternyata benar, warga melakukan penggalian liar atau tidak berizin untuk mencari benda-benda pusaka.

"Warga menggali makam dengan kedalaman kurang lebih 2,5 meter menggunakan cangkul dan linggis untuk mencari harta karun. Perusakan dilakukan dengan cara menggali tanah kedalaman 2,5 meter, menggunakan cangkul dan linggis," ujarnya.

Dari hasil survei permukaan di lokasi, ujar Dedi Musashi, ditemukan bata berukuran besar dan bekas nisan kayu. Pelaku perusakan bernama Novel Kholid dan kemudian membuat surat pernyataan di atas meterai untuk tidak melakukan tindakan serupa.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Buruh Migran asal Indramayu Hilang Kontak di Arab Saudi, Keluarga Cemas

57 tahun lalu

Ribuan Santri Indramayu Hadiri Istigasah dan Konsolidasi Ganjar Presiden 2024

57 tahun lalu

Banjir Rob Rendam Ribuan Rumah di Kandanghaur Indramayu

57 tahun lalu

Situs Makam Pemimpin Indramayu Dirusak Oknum Tak Bertanggung Jawab

57 tahun lalu

Kasus Gizi Buruk di Indramayu, Anak 10 Tahun Berat 13 Kg dan Sulit Berjalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal