TACB Indramayu Minta Masyarakat Hentikan Pencarian Harta Karun di Situs Bersejarah

Antara
Andrian Supendi
TACB Indramayu, TNI, dan Polri, mengecek lokasi situs makam bersejarah yang dirusak pemburu harta karun. (FOTO: ANDRIAN SUPENDI)

Selain itu, warga kemudian mengembalikan kondisi awal dengan cara menutup lubang bekas galian agar tidak membahayakan bagi warga sekitar, terutama anak-anak. "Kami berharap bagi semua warga agar tidak merusakan situs bersejarah karena melanggar Undang-undang Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya" tutur Dedy Musashi.

Diberitakan sebelumnya, Situs makam Bupati Indramayu ke IV, V, dan VI di Desa, Kecamatan Sindang, dirusak oknum yang tidak bertanggung jawab diduga mencari harta karun dan benda pusaka.

Perusakan itu terjadi tepat di sebelah selatan kompleks permakaman Raden Benggala, Raden Benggali, dan Raden Samaun. TACB Indramayu didampingi Koordinator Cagar Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Indramayu bersama Forkompimcam mengecek lokasi situs.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Buruh Migran asal Indramayu Hilang Kontak di Arab Saudi, Keluarga Cemas

57 tahun lalu

Ribuan Santri Indramayu Hadiri Istigasah dan Konsolidasi Ganjar Presiden 2024

57 tahun lalu

Banjir Rob Rendam Ribuan Rumah di Kandanghaur Indramayu

57 tahun lalu

Situs Makam Pemimpin Indramayu Dirusak Oknum Tak Bertanggung Jawab

57 tahun lalu

Kasus Gizi Buruk di Indramayu, Anak 10 Tahun Berat 13 Kg dan Sulit Berjalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal