Peluang tertinggi terjadinya hujan adalah pada siang hari, antara pukul 12.00 hingga pukul 16.00 WIB, dan biasanya akan dilanjutkan pada malam hari menjelang tengah malam hingga dini hari.
BMKG Bandung mencatat masih adanya kejadian hujan dalam 4 hari terakhir ini dengan intensitas ringan hingga lebat. Namun demikian kondisi ini berangsur-angsur berkurang dan pada Dasarian III Mei ini Kota Bandung akan memasuki awal musim kemarau.
Dengan kondisi tutupan awan yang cerah berawan sejak pagi hingga siang hari, maka dirasakan wajar apabila pada siang hari cuaca terasa terik dan panas. BMKG Bandung mencatat dalam 3 hari terakhir suhu maksimum tertinggi adalah 29,4 derajat celcius sedangkan suhu maksimum normal Bulan Mei adalah 29,4 derajat celcius, artinya kondisi suhu maksimum di wilayah Kota Bandung masih dalam keadaan normal.
Demikian juga dengan suhu minimum, dalam 3 hari terakhir BMKG Bandung mencatat suhu minimum rata-rata adalah 19,6 derajat celcius. Suhu Minimum normal bulan Mei adalah 19,6 derajat celcius yang artinya dalam kondisi normal.
"Namun memasuki musim kemarau, biasanya pada dini hari kondisi tutupan awan juga terbuka, sehingga banyak panas yang dilepas ke luar angkasa dalam bentuk gelombang panjang sehingga pada pagi hari akan terasa dingin, dan kondisi ini adalah kondisi yang normal," katanya.
Masyarakat masih diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kejadian bencana hidrometeorologi pada akhir masa peralihan ini, karena pada masa seperti ini potensi kejadian bencana hidrometeorologi meningkat.
Berbagai potensi bencana hidrometeorologi yang berpeluang besar terjadi pada masa perlalihan antara lain hujan sedang-lebat dalam durasi singkat disertai angin kencang dan petir, angin puting beliung dan angin kencang, banjir dan tanah longsor, dan hujan es.