"Sopir minibus travel gelap (Yoyo) tidak mengalami luka dan hanya syok atas peristiwa nahas tersebut. Statusnya masih saksi. Sopir Luxio dan truk sudah kami amankan," kata Kasatlantas Polres Indramayu AKP Angga Handiman.
AKP Angga Handiman menyatakan, dugaan awal, kecelakaan maut yang merenggut tiga nyawa ini akibat sopir mengantuk saat mengendarai mobil travel gelap tersebut. "Namun dugaan ini masih didalami. Karena itu, sopir belum ditetapkan sebagai tersangka," ujar AKP Angga Handiman.
Kasatlantas Polres Indramayu menuturkan,, kecelakaan maut di Km 139 Tol Cipali Indramayu bermula saat minibus Daihatsu Luxio yang dikemudikan Yoyo, warga Dusun Manis RT 07/02 Desa Ambit, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon melaju kencang melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon. Minibus membawa 10 penumpang.
"Minibus melaju dengan kecepatan tinggi. Saat tiba di lokasi kejadian, di jalur kanan atau cepat, Luxio oleng ke kiri. Kemudian menabrak belakang truk. Minibus travel gelap itu sempat berputar 360 derajat," ujar Kasatlantas Polres Indramayu.
Sementara itu, Yoyo, sopir Luxio mengatakan, mengantuk saat membawa kendaraan pengangkut 10 penumpang itu. Yoyo dan penumpangnya berangkat dari Jakarta setelah Magrib. "Iya ngantuk. Bawa 10 penumpang dari Jakarta. Berangkatnya sih masih sore, habis magrib," kata Yoyo.
Peristiwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 05.05 WIB. Truk yang ditabrak Luxio adalah Isuzu Truck Load Bak berpelat nopol B 9106 KYZ yang dikemudikan oleh Sarip Hidayat (26), warga Dusun Cidoyang RT 04/21, Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis.
Posisi akhir kendaraan Daihatsu Luxio melintang di lajur 2 dan bahu dalam menghadap barat. Sedangkan Isuzu Truck Load Bak normal di bahu luar menghadap timur.