“Kue Balok Mang Salam x Kopi Kang! hanya salah satu contoh realisasi program TJSL di wilayah Regional Jawa bagian Barat dari ribuan mitra binaan lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pemberdayaan mitra UMKM ini diharapkan dapat mendorong ekonomi masyarakat. Pelaku usaha mikro dan kecil binaan kami bisa naik kelas dan memberi pengaruh kepada pelaku usaha lainnya. Pada akhirnya, ini adalah upaya kita bersama menyejahterakan masyarakat Indonesia,” beber Eko.
Pemberdayaan Petani Kopi dan Konservasi Kukang
Usaha menggerakkan ekonomi masyarakat oleh Pertamina dilakukan secara menyeluruh. Mencakup hulu-hilir, melibatkan pelaku usaha, petani, disabilitas, lingkungan, dan masyarakat luas.
Keterkaitan ini dibuktikan Pertamina melalui bakti lingkungan kepada Kafe Kue Balok Mang Salam x Kopi Kang! di Kota Bandung. Kafe ini menjadi perwajahan program TJSL Pertamina yang terhubung dengan konservasi Kukang Jawa (Nycticebus javanicus) pemberdayaan ekonomi petani kopi, disabilitas, hingga UMKM.
“Kafe Kopi Kang! di Bandung merupakan pengembangan dari program pemberdayaan petani kopi dan konservasi kukang yang telah dilakukan oleh Pertamina melalui Fuel Terminal Bandung Group sejak 2020 lalu. Setelah tiga tahun berjalan, program ini difokuskan pada hilirisasi produk olahan kopi. Tahun ini, kami berkolaborasi dengan Kue Balok Mang Salam untuk memperluas pemasaran kopi di Bandung,” kata Eko Kristiwan.