Siap Penuhi Panggilan Polisi, Ridwan Kamil: Situasi Keamanan di Lapangan Tak Semudah Teori

Agung Bakti Sarasa
Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (Foto: Humas Pemprov Jabar)

"Pendekatan keamanan di lapangan tidak sesederhana teori. Kadang-kadang orang tidak paham dan menyederhanakan masalah," ujar Gubernur Jabar.

Menurut Kang Emil, pendekatan keamanan di lapangan, pilihannya hanya dua, yakni pendekatan humanis, yaitu melakukan imbauan dan tidak mengganggu acara, dan kelancaran lainnya. Atau pendekan kedua, represif.

"Dalam hitungan aparat keamanan yang dilaporkan ke saya, kalau dilakukan represif, akan ada potensi gesekan. Nanti malah viral lagi, pelanggaran HAM, atau hal-hal yang sifatnya akan menggiring penegakannya hilang, menjadi represif aparat," tutur Kang Emil.

Bahkan, kata Gubernur Jabar, sebelum acara di Megamendung digelar pun, aparat sudah melakukan pencegahan secara persuasif pada malam harinya melalui perwira dari Kodim untuk memberikan pengertian agar acara dibatasi.

"Namun, keesokan harinya, euforia dari masyarakat itu tidak bisa dibendung, sehingga Kepolisian Daerah Jawa Barat sudah menurunkan sekitar 1.200 personel ditambah 500 personel dari TNI," kata Gubernur Jabar.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ridwan Kamil Minta Maaf soal Kerumunan Massa Habib Rizieq, Aktivis 98: Harus Diperiksa

57 tahun lalu

Pemprov Jabar Belum Dapat Info Apapun soal Pemeriksaan Ridwan Kamil

57 tahun lalu

Ridwan Kamil Bakal Dimintai Keterangan oleh Mabes Polri Jumat Besok

57 tahun lalu

Polda Jabar Bakal Panggil Ridwan Kamil Terkait Kerumunan Massa Habib Rizieq di Megamendung Bogor

57 tahun lalu

7 Daerah di Jawa Barat Zona Merah, Ridwan Kamil Warning Bandung dan Karawang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal