Kang Emil mengemukakan, komunikasi dengan kepala daerah di Jabar terjalin baik sehingga dirinya tidak pernah mendengar ada bupati atau wali kota yang protes atau berbeda kebijakan dengan Pemprov Jabar. "Gak pernah denger ada kepala daerah beda dan protes ke gubernur. Gubernur Jabar mah bageur," ujarnya.
Menurut Kang Emil, selama ini pendekatan yang dilakukannya bukan gaya kepemimpinan seperti bos, main perintah. Bagi Kang Emil, dirinya dengan bupati dan wali kota setara, sam-samaa kepala daerah, yang membedakan hanya kewenangan.
"Gak pakai gaya perintah. Saya tidak pernah merasa menjadi atasan tapi mitra. Itulah yang membuat Jabar relatif kondusif dari sisi kekompakan sosial politik," tutur Kang Emil.