Dia menjelaskan, yang dimaksud memanfaatkan peluang energi terbarukan yakni memaksimalkan proses alam berkelanjutan seperti energi air, matahari, angin dan sumber energi bergerak lainnya.
"Saya optimistis kemandirian energi dengan energi terbarukan bisa dicapai. Saat ini, masih dalam proses transisi sehingga kita harus melakukan langkah awal karena di situlah peluang bisnis untuk pemuda ini banyak sekali. Mari kita bersemangat memanfaatkan peluang tersebut, bahkan bisa menjadi sumber profesi atau sumber karir baru," ucapnya.
Menurutnya, ADPMET bisa menjadi wadah bagi mereka yang ingin mulai menangkap peluang untuk kemandirian energi di masa yang akan datang. Baik untuk skala kecil atau besar.
Dia mencontohkan, kampung adat di Desa Sinaresmi, Cisolok, Kabupaten Sukabumi sudah bisa menikmati listrik melalui tenaga air sungai yang dikembangkan secara mandiri sejak 2017.
"Kami punya organisasi ADPMET. Itu kita punya komitmen untuk meningkatkan sumber daya manusia. Jadi, nanti bikin mobil listrik, solar cell ya pemuda-pemuda indonesia. Seperti adanya kampung adat di Jawa Barat karena bisa memanfaatkan aliran sungai, desanya dengan mikrohidro bisa mandiri secara energi. Itu yang harus kita hadirkan kepada Jawa Barat kepada Anda semua pemuda untuk masa depan," tuturnya.