Ridwan Kamil Berduka atas Jatuhnya Sriwijaya Air dan Longsor Cimanggung Sumedang

Agus Warsudi
Ucapan duka cita Gubernur Jabar Ridwan Kamil di akun media sosial. (Foto: Istimewa)

BNPB mengimbau masyarakat dapat tetap waspada dan siaga dalam mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor maupun angin kencang. 

Persiapan diri sendiri, keluarga dan komunitas sangat dibutuhkan sehingga dampak korban jiwa dapat dihindari sedini mungkin, khususnya di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Menyikapi puncak musim hujan pada Januari hingga Februari 2021, BNPB telah mengingatkan BPBD provinsi untuk melakukan upaya peringatan dini dan kesiapsiagaan, khususnya BPBD kabupaten dan kota.

Peringatan dini dan kesiapsiagaan ini didasari data prakiraan potensi banjir dan longsor pada Januari 2021 dari BMKG, yang bekerja sama dengan Kementerian PUPR, BIG dan PVMBG. 

"BNPB menyurati Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di 34 provinsi untuk terus berkoordinasi dengan BPBD di tingkat kabupaten dan kota," tutur Raditya. agus warsudi

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sriwijaya Air Jatuh, Ini Kesaksian Nelayan Dengar Suara Keras di Pulau Laki

57 tahun lalu

Kunjungi Keluarga Pilot Sriwijaya Air SJ182, Bupati Bogor: Kami Siap Bantu

57 tahun lalu

Ini Penyebab Longsor Cimanggung Sumedang Menurut PVMBG

57 tahun lalu

Danramil dan Kasi BPBD Gugur saat Evakuasi Longsor di Cimanggung Sumedang

57 tahun lalu

Longsor di Cimanggung Sumedang, 11 Orang Tewas, 8 Dalam Pencarian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal