Respons Gus Yaqut, PWNU Jabar Tegaskan Afirmasi Bukan Legitimasi Ahmadiyah dan Syiah

Agung Bakti Sarasa
Menag Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: iNews.id)

Meski begitu, Ridwan menegaskan, afirmasi bukan serta merta menjadi sebuah legitimasi terhadap ajaran Syiah dan Ahmadiyah. Langkah afirmasi justru bertujuan untuk memberikan kepastian beragama kepada warga Syiah dan Ahmadiyah di Indonesia.

"Afirmasi itu bukan legitimasi. Justru menag berupaya memberikan kepastian beragama buat mereka (warga Syiah dan Ahmadiyah)," ujarnya.

Ridwan mengakui, langkah Menag Yaqut yang kini berbuah polemik tak lepas dari anggapan sebagian masyarakat yang menilai afirmasi seakan-akan menjadi legitimasi. 

Terlebih, langkah tersebut diambil dalam momentum yang menurutnya kurang tepat mengingat Negeri ini masih diwarnai kegaduhan.

"Netizen pun akhirnya jadi rame karena mereka menganggap afirmasi seakan-akan menjadi legitimasi, padahal bukan," tegasnya lagi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wasekjen PBNU: Menag Bilang Tak Ada Afirmasi Syiah dan Ahmadiyah

57 tahun lalu

Menag Yaqut Klarifikasi soal Afirmasi Hak Beragama Syiah dan Ahmadiyah, Ini Penjelasannya

57 tahun lalu

Ketua Persis Jabar : Rencana Gus Yakut soal Afirmasi Syiah dan Ahmadiyah Kurang Tepat

57 tahun lalu

Soroti Kasus Gus Yaqut, Mahfud MD: Pimpinan KPK Tak Berwenang Tetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Pakar Hukum Ubhara Kritik KPK dalam Konstruksi Hukum Kasus Kuota Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal