Rekonstruksi Kasus Penyekapan YTR di Polda Jabar, Tersangka Akui Perbuatan di 6 TKP

Rohman Wibowo
Taufik Hidayat saat rekonstruksi kasus penyekapan dan penganiayaan YTR di Mapolda Jabar. (Foto: iNews TV/Yuan Pangestu)

"TKP 3, 5 dan 6 merupakan lokasi sentral. Sejak TKP 3 korban juga sudah mengalami penyekapan hingga berlanjut ke TKP terakhir," ujarnya.

Dalam rekonstruksi tersebut juga terungkap sejumlah bentuk kekerasan yang dilakukan tersangka. Tindakan itu meliputi pemukulan menggunakan benda tumpul seperti helm dan kaki meja besi, penggunaan golok, hingga penganiayaan dengan tangan kosong.

"Korban juga dipukul menggunakan tangan kosong pada bagian pelipis," ucapnya.

Polisi juga meluruskan isu luka pada bibir korban yang sempat beredar. Berdasarkan hasil penyidikan, luka tersebut diduga akibat kekerasan berulang, bukan karena tindakan pengguntingan.

"Pelaku tidak mengakui adanya tindakan menggunting bibir," katanya.

Penyidik masih mendalami dugaan kekerasan seksual yang disebut terjadi dalam rangkaian peristiwa tersebut. Jika terbukti, polisi memastikan akan menambah pasal dalam jeratan hukum terhadap tersangka. Kasus ini sendiri terungkap setelah Taufik Hidayat ditangkap karena diduga menyekap dan menganiaya korban sejak 2024 hingga 2026.

Kapolda Jabar Komjen Rudi Setiawan, sebelumnya mengungkap korban sempat dibawa ke RSUD Ujung Berung, namun dirujuk ke rumah sakit lebih besar karena kondisinya parah.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Detik-Detik Taufik Hidayat Terekam CCTV Check-in ke Hotel Bersama Wanita Lain, Polda Jabar Benarkan Identitasnya

57 tahun lalu

Taufik Hidayat Peragakan Siksa YTR, Aniaya Pakai Golok hingga Rokok

57 tahun lalu

Rekonstruksi Taufik Hidayat Tak Digelar di Lokasi Penyekapan Sadis, Ini Alasan Polisi

57 tahun lalu

Taufik Hidayat Tersangka Penganiaya dan Penyekap YTR Jalani Rekonstruksi Tertutup

57 tahun lalu

Tampang Taufik Hidayat Jalani Rekonstruksi Penyekapan Sadis, Pakai Peci dan Masker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal