Diketahui, jalur KA Bandung-Ciwidey aktif digunakan sebagai angkutan penumpang dan hasil perkebunan teh selama masa penjajahan Belanda. Namun setelah era kolonialisme berakhir, jalur KA Bandung-Ciwidey tak dioperasikan lagi.
Jalur KA Bandung-Ciwidey pun terkubur oleh bangunan rumah penduduk dan tempat usaha. Yang masih tersisa yakni jembatan kereta di kawasan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung.
Untuk menghidupkan kembali jalur itu, membutuhkan biaya tak sedikit karena harus menggusur permukiman dan tempat usaha warga.
Kini, kawasan Ciwidey dan sekitarnya menjadi salah satu destinasi wisata favorit masyarakat. Bukan hanya warga Bandung, tetapi juga luar kota, bahkan mancanegara.
Kawah Putih, Situ Patenggang, Rancaupas, Greenhill Park Rancabali, pemandian air panas Ciwalini, dan lain-lain, merupakan objek-ojek wisata yang tersebar di kawasan ini.