Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Motif Taufik Hidayat Aniaya YTR Terungkap, Cemburu dan Stres Kerja Dilampiaskan ke Korban
Advertisement . Scroll to see content

Taufik Hidayat Penyekap Sadis Sempat Datangi Gedung Pakuan Dini Hari Sebelum Ditangkap

Senin, 29 Juni 2026 - 17:10:00 WIB
Taufik Hidayat Penyekap Sadis Sempat Datangi Gedung Pakuan Dini Hari Sebelum Ditangkap
Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jawa Barat. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengungkap fakta baru terkait kasus penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap YTR, wanita di Bandung. Pelaku, Taufik Hidayat, diketahui sempat mendatangi Gedung Pakuan, Kota Bandung, pada dini hari sebelum akhirnya ditahan di Polda Jabar.

Menurut Dedi Mulyadi, Taufik datang ke rumah dinas gubernur di kawasan Otista pukul 04.00 WIB dengan mengenakan helm dan masker. Saat itu, Taufik berupaya menemui petugas jaga, namun ditolak oleh petugas keamanan.

Selain mendatangi Gedung Pakuan, Taufik juga diketahui berusaha menuju Lembur Pakuan hingga Cikawung. Namun, orang yang mengantarnya memilih tidak melanjutkan perjalanan karena khawatir menjadi sasaran amuk massa. Saat itu, Taufik juga disebut tengah diburu masyarakat.

Menanggapi peristiwa tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Taufik tidak datang untuk meminta perlindungan. Pelaku hanya menyampaikan kesiapannya menjalani proses hukum, namun ingin menyampaikan sesuatu terlebih dahulu sebelum menyerahkan diri.

"Jadi Taufik Hidayat sempat datang ke Gedung Pakuan jam empat dini hari menemui pos jaga dan dia ngomomg saya ingin ketemu Pak Gubernur. Saya mau dipenjara tapi harus ada hal yang sampaikan dulu. Jadi itu dan CCTV nya ada," ujar Dedi.  

Saat ini, Taufik Hidayat telah ditahan Polda Jabar atas kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR yang berlangsung selama tiga tahun. Sementara itu, korban masih menjalani perawatan dan pemulihan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut