Pungutan Sekolah Kerap Terjadi, Dede Yusuf Sebut Dana BOS Tak Cukup

Adi Haryanto
Wakil Ketua Komisi X DPR, Dede Yusuf Macan Effendi. (Foto: Dok)


Dede mengatakan, Pemprov Jabar beralasan keterbatasan anggaran akibat pandemi Covid-19 yang berlangsung selama dua tahun menjadi penyebab minimnya support anggaran ke sekolah. Untuk mengatasi hal tersebut, dirinya meminta kebijakan pendidikan yang digulirkan Provinsi Jawa Barat agar bersinergi dengan program pusat.

Selama ini dirinya kerap mendapat banyak informasi kalau SMA/SMK di Jawa Barat, kurang mendapat dukungan provinsi. Padahal jenjang pendidikan ini domainnya memang di Pemprov Jabar. Apalagi sejak kewenangan SMA/SMK ditarik ke provinsi, dia melihat bupati maupun wali kota seolah sudah lepas tangan dan hanya fokus memperhatikan pendidikan tingkat SD dan SMP.

"Ya kalau SMA/SMK dikembalikan lagi ke kabupaten/kota, pasti akan membebani anggaran daerah. Hanya saja ketika diambil alih provinsi, sayangnya kepala daerah seolah tidak mau tahu kalau ada SMA/SMK kurang layak, padahal itu wilayahnya," tuturnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tanggapi Dugaan Pungli di SMAN 3 Kota Bekasi, Ridwan Kamil: Sumbangan Harus Izin Dinas Pendidikan

57 tahun lalu

PT Selaras Abadi Utama Peduli Desa dan Sekolah di Teluk Binjai

57 tahun lalu

Persaingan Ketat di Dapil Neraka Jabar II, Ahmad Heryawan Buntuti Dede Yusuf

57 tahun lalu

Keterlaluan, Warga Kertamukti Sukabumi Diduga Dimintai Rp500.000 untuk Rehab Rutilahu

57 tahun lalu

Dugaan Pungli di SMPN 1 Ponorogo untuk Beli Mobil, Partai Perindo: Memberatkan Masyarakat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal