Pungutan Sekolah Kerap Terjadi, Dede Yusuf Sebut Dana BOS Tak Cukup

Adi Haryanto
Wakil Ketua Komisi X DPR, Dede Yusuf Macan Effendi. (Foto: Dok)

Dikatakannya, setiap kali ada sekolah yang melakukan pungutan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat langsung bereaksi. Sementara pihak sekolah beralasan melakukan pungutan karena janji provinsi untuk membatu tidak sesuai harapan, sehingga pungutan terpaksa dilakukan.

Pihak sekolah juga malah balik mempertanyakan komitmen provinsi. Jadi kesan yang muncul seperti saling  lempar tanggung jawab. Pihak Pemprov Jabar juga jangan selalu menyalahkan sekolah. Semestinya kalau mau melarang dibuat aturan, sekaligus provinsi mensupport anggaran agar tidak terjadi pungutan.

"Jadi kesannya seperti yang saling lempar tanggung jawab. Mestinya ada aturan jelas dan dibarengi dengan support dari provinsi. Ke depan tidak ada lagi pungutan di sekolah yang dilakukan," ucapnya.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tanggapi Dugaan Pungli di SMAN 3 Kota Bekasi, Ridwan Kamil: Sumbangan Harus Izin Dinas Pendidikan

57 tahun lalu

PT Selaras Abadi Utama Peduli Desa dan Sekolah di Teluk Binjai

57 tahun lalu

Persaingan Ketat di Dapil Neraka Jabar II, Ahmad Heryawan Buntuti Dede Yusuf

57 tahun lalu

Keterlaluan, Warga Kertamukti Sukabumi Diduga Dimintai Rp500.000 untuk Rehab Rutilahu

57 tahun lalu

Dugaan Pungli di SMPN 1 Ponorogo untuk Beli Mobil, Partai Perindo: Memberatkan Masyarakat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal