Pungutan Sekolah Kerap Terjadi, Dede Yusuf Sebut Dana BOS Tak Cukup

Adi Haryanto
Wakil Ketua Komisi X DPR, Dede Yusuf Macan Effendi. (Foto: Dok)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Wakil Ketua Komisi X DPR, Dede Yusuf Macan Effendi, menilai, praktik pungutan kerap terjadi pada jenjang SMA/SMK di Jawa Barat karena sekolah masih membutuhkan dukungan anggaran.  Dukungan tersebut terutama untuk membangun infrastruktur sekolah. 

Hal itu dikarenakan anggaran bantuan dari program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima SMK/SMA tidak mencukupi. Oleh karena itulah, Pemprov Jabar harus memberikan support lebih mengingat SMA/SMK kewenangannya ada di provinsi. 

"Anggaran dari BOS yang diterima SMK/SMA bisa saja belum cukup, makanya saya mendorong Pemprov Jabar tetap memberi support. Seperti anggaran untuk fisik, rehab bangunan rusak, bantuan perlengkapan, pelatihan, dan lainnya, sehingga tidak ada alasan sekolah untuk melakukan pungutan," kata Dede Yusuf Macan Effendi saat ditemui di SMK Bandung Barat, Rabu (21/12/2022).

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tanggapi Dugaan Pungli di SMAN 3 Kota Bekasi, Ridwan Kamil: Sumbangan Harus Izin Dinas Pendidikan

57 tahun lalu

PT Selaras Abadi Utama Peduli Desa dan Sekolah di Teluk Binjai

57 tahun lalu

Persaingan Ketat di Dapil Neraka Jabar II, Ahmad Heryawan Buntuti Dede Yusuf

57 tahun lalu

Keterlaluan, Warga Kertamukti Sukabumi Diduga Dimintai Rp500.000 untuk Rehab Rutilahu

57 tahun lalu

Dugaan Pungli di SMPN 1 Ponorogo untuk Beli Mobil, Partai Perindo: Memberatkan Masyarakat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal