Puluhan Siswa SMAN 1 Ciamis Terluka Usai Disiksa Senior, Ini Kata Kadisdik Jabar 

Agung Bakti Sarasa
Kadisdik Jawa Barat, Dedi Supandi.(Foto: Dok)

BANDUNG, iNews.id - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Dedi Supandi menanggapi peristiwa perpeloncoan hingga penyiksaan puluhan siswa SMAN 1 Ciamis oleh seniornya dalam kegiatan Pramuka. Dugaan penganiyaan itu terjadi saat korban mengikuti kegiatan paskat atau pasukan tongkat, yakni pelatihan kemampuan baris berbaris menggunakan tongkat. 

Buntut dari kejadian itu, sebanyak tiga siswa harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka-luka yang dialaminya.

"Yang disayangkan memang kejadian tindakan kekerasan ini berdampak ada tiga orang yang masuk rumah sakit. Yang dua orang sudah keluar rumah sakit dan siap sekolah lagi, sedangkan yang satu belum," kata Dedi, Kamis (13/1/2022). 

Menurut Dedi, kegiatan paskat yang digelar akhir pekan lalu itu sebenarnya di luar kegiatan formal sekolah. Bahkan, kata Dedi, kegiatan itu pun tidak mengantongi izin dari pihak sekolah. 

"Kejadian pada hari Sabtu itu di luar sekolah. Jadi, sebetulnya itu kegiatan di luar instansi pendidikan dan tidak ada izin dari sekolah," katanya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diduga Dipelonco Senior dan Alumni, Puluhan Siswa SMA di Ciamis Luka-luka

57 tahun lalu

Pilu! Balita Perempuan di Surabaya Diduga Disiksa Paman dan Bibi, Kondisi Mengenaskan 

57 tahun lalu

Fakta Baru Pembunuhan Eks Sekjen Pordasi DKI Jakarta di Bantul, Korban Disiksa Berhari-hari

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif Bandung Ciamis dengan View Pegunungan, Bikin Betah di Jalan!

57 tahun lalu

Pembunuhan Dwi Putri Aprilian di Batam, DPR Desak Bongkar Aktor di Baliknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal