Kemudian yang ketiga, tutur Kabaharkam, Polri akan memberikan asistensi dan mengkaji sitem manajemen pengamanan objek vital ini akan bisa ditingkatkan lagi sehingga bisa mencegah insiden sekecil apapun.
"Ini (terbakar dan meledaknya empat tangki BBM di Kilang Pertamina RU VI Balongan) adalah musibah yang tidak kita inginkan bersama," tutur Kabaharkam Polri.
Saat ini, ucap Komjen Pol Arief, Polri fokus dalam upaya penanganan dan pemadaman kebakaran serta masalah masyarakat terdampak terlebih dulu. Terkait penyelidikan penyebab pasti kebakaran, itu akan dilakukan lebih lanjut setelah pemadaman tuntas.
"Hari ini mulai dilakukan pemadaman secara ofensif. Mudah-mudahan sore atau malam ini sudah bisa dipadamkan," ucap Komjen Pol Arief.
Diberitakan sebelumnya, PT Pertamina mengerahkan sejumlah alat berat dan cairan kimia khusus untuk mempercepat proses pemadaman api yang membakar empat tangki di Kilang RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Selasa (30/3/2021). Selain itu, Pertamina juga mengerahkan mobil pemadam kebakaran dari daerah terdekat, seperti Majalengka, Cirebon, dan Subang.
Sejumlah mobil dengan membawa alat berat dan cairan khusus ini terlihat memasuki lokasi areal tangki minyak yang terbakar di Kilang Pertamina RU VI Balongan pada Selasa siang. Meski api masih berkobar di empat tangki BBM, jalur yang semula ditutup, kini sudah dibuka.
Sementara, upaya pemadaman api di Kilang Balongan terus berlangsung. Api masih terlihat berkobar dan belum bisa dipadamkan. Dengan menggunakan cairan kimia, petugas menargetkan hari ini api dapat benar-benar padam.