Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mensos Risma Tenangkan dengan Pegang Tangan Warga Terdampak Kebakaran Kilang Balongan
Advertisement . Scroll to see content

Penyelidikan Kebakaran Kilang Balongan Indramayu, Polda Jabar Tunggu Pendinginan

Selasa, 30 Maret 2021 - 12:12:00 WIB
Penyelidikan Kebakaran Kilang Balongan Indramayu, Polda Jabar Tunggu Pendinginan
Api masih berkobar dan asap hitam pekat membumbung tinggi ke angkasa. (Foto: iNews/Toiskandar)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id -Polda Jabar segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan dan kebakaran Kilang Pertamina Refinery Unit (RU) VI Balongan, Indramayu. Namun proses itu akan dilakukan setelah pemadaman dan pendinginan empat tangki yang terbakar tuntas.

"Kami masih memantau perkembangan di kilang minyak Balongan, Indramayu. Polisi akan bekerja (melakukan penyelidikan) ketika proses pemadaman dan pendinginan tuntas. Setelah semuanya selesai, baru penyidik akan melakukan penyelidikan di lokasi tersebut," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago di Mapolda Jabar, (Selasa (30/3/2021). 

Kombes Pol Erdi mengemukakan, sampai saat ini, api yang berkobar di empat tangki penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) belum padam. Petugas dari Pertamina, pemadam kebakaran di Kabupaten Indramayu, dan aparat terkait, tengah berupaya memadamkan api. 

"Setelah pemadaman dan pendinginan secara total selesai, kepolisian akan melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) untuk menemukan sebab musabab dari ledakan kilang minyak di Balongan, Indramayu," ujar Kombes Pol Erdi.

Disinggung tentang dugaan sementara penyebab Kilan Pertamina RU VI Balongan meledak dan terbakar pada Senin (29/3/2021), Kabid Humas menuturkan, informasi yang diterima, ada dugaan kebocoran pipa.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut