Politik Uang Diduga Warnai Pilkades Serentak di KBB, 1 Pelaku Tertangkap

Adi Haryanto
Seorang Warga sedang dimintai keterangan terkait dugaan melakukan money politics menjelang pencoblosan Pilkades di Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Istimewa)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Dugaan politik uang (money politics) mewarnai pilkades serentak di Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang digelar Minggu (28/11/2021) kemarin. Praktik seperti itu sebagaimana terjadi di Desa Sukatani, Kecamatan Ngamrah. 

Sebelumnya, beredar video yang menunjukkan tertangkapnya warga pendukung salah satu calon kades, sehingga menjadi viral di sejumlah WhatsApps grup. 

Tampak dalam video tersebut seorang pria sedang diinterogasi oleh petugas kepolisian dan sejumlah unsur masyarakat lainnya. Sementara pria tersebut menghitung puluhan amplop berisi uang pecahan Rp10.000 dan Rp20.000, yang sudah dimasukkan dalam amplop maupun yang belum.

Ketika ditanya oleh petugas, pria tersebut mengakui jika sudah memberikan sebagian amplop berisi uang Rp30.000 kepada sejumlah warga. Terkait darimana uang tersebut didapatkan, pria itu menyinggung dan menyebut salah satu calon kades.

Dikonfirmasikan hal ini Pengawas Pilkades Tingkat Kecamatan yang juga Camat Ngamprah, Agenes Virganty membenarkan adanya dugaan politik uang tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya kasus itu terjadi di RT 03/07 Desa Sukatani. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilkades Serentak di KBB Dinilai Rawan Konflik, 800 Personel Polri-TNI Dikerahkan

57 tahun lalu

DKPP Sidangkan Komisioner Bawaslu Tulang Bawang Barat, Diduga Tutupi Laporan Politik Uang

57 tahun lalu

Bawaslu Lampung Terima 13 Laporan Dugaan Politik Uang di Pilkada 2024

57 tahun lalu

2 Timses Terjaring OTT Serangan Fajar di Serang Banten, Uang Rp7,5 Juta Diamankan

57 tahun lalu

Jelang Pilkada, 3 Orang Ditangkap Dugaan Politik Uang di Humbahas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal