Polisi Usut Kasus Anak di Tasikmalaya Meninggal seusai Dipaksa Perkosa Kucing

Asep Juhariyono
Agus Warsudi
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo.  (Foto: Humas Polda Jabar)

“Namun, diduga para pelaku berjumlah empat orang dan identitasnya sudah diketahui. Seorang di antaranya sudah SMP,” ujar Ato Rinanto.

Ato Rinanto menuturkan, rekaman asusila korban saat dipaksa oleh teman-temannya terlihat jelas suara dari para pelaku yang sedang mengolok-olok. Video berdurasi 50 detik itu pun beredar luas melalui pesan singkat dan grup WhastApp warga hingga akhirnya viral.

“Orang tua korban awalnya tahu dari tetangga bahwa ada rekaman anaknya yang viral sedang dipaksa begituan ke kucing. Dari sana korban mulai depresi dan tak mau makan serta minum hingga kondisinya memburuk. Korban pun akhirnya meninggal dunia di rumah sakit,” tuturnya.

KPAID Kabupaten Tasikmalaya, kata Ato Rinanto, akan melaporkan secara resmi kasus ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tasikmalaya untuk diproses secara hukum. Sebab kejadian ini sudah menjadi konsumsi publik seusai video rekaman korban dipaksa menyetubuhi kucing beredar luas di masyarakat.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Anak di Tasikmalaya Meninggal akibat Depresi seusai Dipaksa Perkosa Kucing

57 tahun lalu

Kasus Anak Tasikmalaya Dipaksa Perkosa Kucing, LPA Jabar: Korban Alami Guncangan Psikologis

57 tahun lalu

Heboh, Anak di Tasikmalaya Meninggal Diduga Depresi seusai Dipaksa Perkosa Kucing

57 tahun lalu

1 Warga Cibeber Tasikmalaya Hilang, Petugas Sisir Pelosok Desa

57 tahun lalu

Diduga Jadi Tempat Pesta Miras, Kafe di Kota Tasikmalaya Digerebek Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal