Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh, Anak di Tasikmalaya Meninggal Diduga Depresi seusai Dipaksa Perkosa Kucing
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Anak Tasikmalaya Dipaksa Perkosa Kucing, LPA Jabar: Korban Alami Guncangan Psikologis

Kamis, 21 Juli 2022 - 13:17:00 WIB
Kasus Anak Tasikmalaya Dipaksa Perkosa Kucing, LPA Jabar: Korban Alami Guncangan Psikologis
Anak usia 11 tahun meninggal akibat depresi setelah dipaksa memperkosa kucing dan videonya disebar di media sosial. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Lembaga Perlindungan Anak Jawa Barat (LPA Jabar) tengah mendalami kasus anak berumur 11 tahun di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, meninggal akibat depresi setelah dipaksa oleh teman-temannya untuk memperkosa kucing. LPA Jabar mendorong pihak terkait untuk menangani juga anak terduga pelaku perundungan yang memaksa korban berbuat tak senonoh.

Manajer Program LPA Jabar Dianawati mengatakan, menanggapi kasus tersebut, LPA Jabar sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menelusuri kebenarannya. Selain itu, LPA Habar menilai, para pelaku juga diduga berperilaku sama di masa lalunya sehingga memicu kejadian serupa saat ini.

"Kronologi kejadian, sebelum meninggal, si anak (korban) mengalami kekerasan, perundungan oleh teman-temannya. Lalu dipaksa melakukan hubungan seksual ke binatang. Sekarang kami sedang mendalami kasus ini," kata Dianawati.

LPA Jabar, ujar Dianawati, juga akan menelusuri lebih dalam kronologi yang sebenarnya. Selain itu, LPA Jabar juga mencoba meminta bantuan ke pihak Kabupaten Tasikmalaya, bukan hanya fokus ke orang tua (korban) yang secara psikis sedang mengalami trauma atau goncangan karena anak laki-lakinya meninggal.

Kasus ini sangat memprihatinkan. Tapi perlu ada fokus lain, yaitu, mencoba untuk mendiskusikan juga dengan anak-anak yang menjadi pelaku perundungan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut