Menurut AKP Septiawan, pelaku Risya merupakan buruh pabrik yang menjalin hubungan dengan seorang mahasiswa hingga akhirnya hamil dan melahirkan. Kedua pelaku, Risya dan David belum menikah.
"Untuk memastikan penyebab kematian sang bayi, akan dilakukan autopsi RSUD dokter Soekadjo Kota Tasikmalaya," ucap AKP Septiawan.