Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Tasikmalaya Heboh, Jasad Bayi Tanpa Kaki Ditemukan Sedang Digigit Anjing
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Tangkap Orang Tua Pembuang Bayi yang Jasadnya Ditemukan Tanpa Kaki di Tasikmalaya

Kamis, 15 April 2021 - 17:33:00 WIB
Polisi Tangkap Orang Tua Pembuang Bayi yang Jasadnya Ditemukan Tanpa Kaki di Tasikmalaya
David Adrian, ayah kandung dari bayi malang yang jasadnya ditemukan tanpa kaki. (Foto: iNews/Asep Juhariyono)
Advertisement . Scroll to see content

TASIKMALAYA, iNews.id - Kasus penemuan jasad bayi berjenis kelamin laki-laki yang kakinya hilang dimakan anjing di Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada Minggu (11/4/2021) lalu terungkap. Personel Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota menangkap pelaku pembuang bayi malang itu. 

Kedua pelaku, yakni Risya Pebriani (21) dan David Adrian (23) yang merupakan ibu dan ayah kandung dari bayi. David Adrian masih berstatus mahasiswa di sebuah perguruan tinggi di Tasikmalaya.

"Mereka sengaja membuang darah dagingnya tersebut karena malu, sang bayi merupakan hasil hubungan gelap," kata Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Septiawan Adi Prihartono di Mapolres Tasikmalaya Kota, Kamis (15/4/2021). 
 
AKP Septiawan mengemukakan, kasus ini terungkap setelah Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian. 

Berbekal informasi dari saksi, ujar AKP Setiawan, polisi mendapatkan titik terang bahwa pelaku pembuangan bayi memgarah seorang gadis yang  bekerja di Kota Tasikmalaya. Rumah gadis itu tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Ibu bayi itu bekerja sebagai buruh dan menyewa kamar kos di daerah Sambong, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Pelaku melahirkan bayi itu di WC kamar kos, sendirian tanpa bantuan orang lain," ujar AKP Septiawan. 

Pelaku Risya Pebriani melahirkan bayinya pada Jumat (9/4/2021) pagi. Dia kelelahan setelah melahirkan, sempat tertidur bersama sang bayi. Saat bangun keesokan harinya, Sabtu (10/4/2021), Risya melihat bayinya sudah tidak bernyawa.

"Sehingga pelaku kemudian membawa jasad bayi itu ke kampung halamannya untuk dimakamkan. Namun karena hujan deras, akhirnya bayi tersebut diletakan di samping rumah. Sehingga pada Minggu pagi saat pelaku akan menguburkan bayinya, warga sudah terlebih dulu menemukan jasad sang bayi," tutur Kasatreskrim.

Risya, ibu kandung bayi, diperiksa intensif penyidik Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota. (Foto: iNews/Asep Juhariyono)
Risya, ibu kandung bayi, diperiksa intensif penyidik Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota. (Foto: iNews/Asep Juhariyono)

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut