Polisi: Penumpang Audi Hitam Ngaku Rasakan Benturan di TKP Kecelakaan Mahasiswi Cianjur

Agus Warsudi
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo dan Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Wibowo. (FOTO: iNews.id/AGUS WARSUDI)

Dugaan mobil Audi hitam yang menabrak korban itu merujuk kepada Sugeng, sopir sehingga cukup bukti untuk ditetapkan sebagai tersangka..

Sebelumnya diberitakan, Sugeng membantah sebagai penyusup dalam iring-iringan kendaraan polisi karena sudah mendapatkan izin untuk masuk ke dalam iring-iringan tersebut.

"Saya mau mengklarifikasi tentang kejadian yang sebenarnya, saya masuk ke dalam iring-iringan bukan saya menerobos atau saya memaksa merangsek masuk ikut, itu semua atas sepengetahuan bapak," kata Sugeng Guruh.

Dia juga mengaku tidak menabrak korban Selvi. Saat kejadian, dia sempat menghindari korban yang terjatuh ke bahu jalan setelah menabrak angkot di depannya.

“Begitu mendekati TKP, jarak dua mobil di depan saya, saya melihat ada perempuan pake motor udah oleng, seperti mengerem depan atau bagaimana, oleng seperti mau jatoh. Dalam hitungan detik, karena jarak saya dekat ini mobil saya terhalang dua mobil, saya spontan, saya ke kiri kendaraaan saya, menghindar,” kata Sugeng.
 
Dia memelankan kendaraan hingga akhirnya menepi karena melihat banyak orang yang mengejar. Setelah turun dari mobil, dia mendapat tuduhan sebagai pengemudi yang membuat pengendara motor meninggal dunia.
  
“Jarak sekitar kurang lebih 1 km, tiba-tiba banyak warga yang mengejar, karena saya merasa membawa bos dan ada anak kecil di dalam, saya kooperatif saya berhenti ke pinggir," ujar dia.

Saya berhentikan mobil. saya refleks mengabil HP, saya rekam video, saya turun dari kendaraan. Orang tersebut marah-marah dan menuduh saya lah pelakunya. Itu pak katanya helmnya hancur, bapak harus tanggung jawab segala macam,” tutur Sugeng.

“Karena saya menjaga emosi masyarakat yang notabene langsung ngejudge (menghakimi) tanpa bukti, saya ajak untuk membuktikan. Saya terangkan, ini mobil yang saya kemudikan jenis Audi, ceper pak, rendah banget, kita cek dulu deh apakah betul yang bapak tuduhkan kepada saya. Bapak cek dulu, semua dicek, tidak ada lecet, penyok, tidak ada sedikit pun, yang dituduhkan tidak benar. Akhirnya yang mengejar ini minta maaf, bahwa salah paham, salah kejar mobil,” ucap dia.
 
Seingat dia, sebelum berhasil menghindar pengendara motor yang jatuh, ada dua mobil. Namun, ia tidak mengetahui ciri-ciri atau nomer polisi selain kendaraanya yang berwarna hitam.
 
“Masalah itu (dua mobil di belakang) satu rombongan (dengan polisi dari Polda Metro Jaya) apa tidak, saya tidak tahu,” ucap Sugeng.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penumpang Audi Hitam Ngaku Istri Polisi, Ini Kata Kabid Humas Polda Jabar

57 tahun lalu

Ini Pengakuan Perempuan dalam Audi Hitam Terkait Kasus Tabrak Lari Mahasiswi di Cianjur

57 tahun lalu

Sopir Audi Penabrak Mahasiswi di Cianjur Menyerahkan Diri Usai Jadi DPO

57 tahun lalu

Sopir Mobil Sedan Terduga Tabrak Lari di Cianjur Bantah Tuduhan

57 tahun lalu

Sopir Audi Angkat Bicara Kasus Tabrak Lari Mahasiswi di Cianjur, Ini Pengakuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal