Polemik APBD Jabar Mengendap di Bank, Dedi Mulyadi: Itu Bukan Deposito tapi Giro

iNews
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi. (Foto: Dok. MNC Portal)

BANDUNG, iNews.id – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (Demul), mengambil langkah proaktif untuk merespons polemik dugaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jabar yang disebut mengendap di bank. Dedi Mulyadi mendatangi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jabar untuk meminta audit menyeluruh terhadap kas Pemprov, Jumat (24/10/2025).

“Ya, hari ini kita ke Badan Pemeriksa Keuangan untuk meminta dilakukan pendalaman audit terhadap kas Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujarnya dikutip dari iNews Bandung Raya.

Langkah ini diambil menyusul bantahan keras dari Dedi Mulyadi atas pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang mengutip data Bank Indonesia (BI), menyebut ada dana APBD Jabar senilai Rp4,1 triliun tersimpan dalam bentuk deposito.

Setelah sebelumnya mendatangi Kemendagri dan BI untuk validasi data, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa tidak ada dana APBD Provinsi Jabar yang mengendap dalam bentuk deposito. Dia mengklaim dana kas daerah yang tersimpan di bank hanyalah sebesar Rp2,4 triliun dan bersifat aktif.

Dedi Mulyadi mengklarifikasi bahwa simpanan kas daerah tersebut bukan berbentuk deposito, melainkan giro. Format ini memungkinkan dana digunakan kapan saja sesuai kebutuhan belanja.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tepis APBD Mengendap di Bank, Gubernur Dedi Mulyadi Datangi BPK Jabar Minta Audit

57 tahun lalu

Purbaya Balas KDM soal Uang Mengendap: Saya Bukan Pegawai Pemda Jabar!

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Siapkan Bonus jika Persib Juara Liga: Ada Tenang Aja!

57 tahun lalu

Persib Selangkah Lagi Juara, Ini Pesan Dedi Mulyadi ke Bobotoh

57 tahun lalu

Tegas! Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tolak Buka Tambang Parungpanjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal