"Restoran, rumah makan, dan cafe masih boleh buka dengan kapasitas 50% dan jam operasional dibatasi. Pastinya prokes dan PHBS juga harus dijalankan sebagai pencegahan penularan Covid-19," ujarnya.
Penutupan objek wisata di KBB sendiri merupakan yang kedua kalinya dalam kurun waktu satu bulan. Sebelumnya penutupan wisata di KBB dilakukan pada 7-14 Mei atau sepekan sebelum Idul Fitri. Saat ini kasus Covid-19 di KBB telah mencapai 8.662 kasus. Rinciannya 828 positif aktif, 7.721 sembuh, dan 113 meninggal dunia.
"Kami berharap dalam tujuh hari ke depan kasusnya bisa turun dan KBB tidak lagi zona merah. Jadi objek wisata bisa kembali lagi dibuka minggu depan," tutur Heri.