Indonesia sebenarnya telah ditetapkan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 sejak 2021 lalu. Namun karena situasi pandemi Covid-19, FIFA menunda pelaksanaan even besar sepak bola tersebut hingga 2023.
"FIFA juga sangat mengapresiasi komitmen Pemerintah Indonesia dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tersebut. Termasuk 'host city agreement' yang dilakukan bupati dan wali kota, serta gubernur di enam daerah tadi," ujar Zainudin Amali.
Di sisi lain, tutur Menpora, Presiden Jokowi pun sangat mendukung penuh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia U-20 tersebut.
Jakowi Akan Permudah Naturalisasi Pemain U-20
Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan yang turut serta dalam rapat tersebut mengatakan bahwa komposisi pemain U-20 saat ini adalah 36 pemain. M Iriawan juga melaporkan terkait perkembangan rencana naturalisasi sejumlah pemain tim nasional.
"Ada tujuh pemain naturalisasi yang mungkin akan kami hire ke negaranya di Belanda, karena semuanya berasal dari Belanda. Dua yang sudah pasti, limanya yang sedang kami jajaki. Presiden menyampaikan itu tidak ada masalah karena itu permintaan pelatih, Shin Tae Yong," kata Iwan Bule, sapaan akrab Ketum PSSI itu.
Dalam kesempata itu, ujar Iwan Bule, PSSI meminta dukungan pemerintah memberikan izin penggunaan sejumlah lapangan untuk latihan para pemain sepak bola. Saat ini hanya satu lapangan yang dapat digunakan untuk latihan.
"Kami berharap pihak pengelola bisa memberikan itu kepada kami sehingga bisa dipakai dan kamipun siap untuk berkontribusi mungkin sesuai apa yang dilakukan oleh umum lainnya," tutur Iwan Bule.