Petani Bunga Hias Lembang Terdampak PPKM, Konsumen Batalkan Pesanan, Rugi Jutaan

Adi Haryanto
Petani bunga di kawasan Lembang harus merugi jutaan rupiah akibat tidak bisa menjual atau mengirim bunga pesanan ke konsumen akibat penerapan kebijakan PPKM. (Foto/MPI/Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Petani bunga hias di Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terdampak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Mereka mengalami kerugian cukup besar.

Sebab, selama kebijakan PPKM Level 4 diterapkan, mereka tidak bisa mengirimkan bunga yang telah dipesan kepada konsumen, terutama di luar kota. Konsumen dari luar kota pun tak bisa datang ke Lembang sehingga mereka membatalkan pesanan. Akibatnya, harga bunga hias terjun bebas alias jatuh lantaran stok melimpah.

"Banyak konsumen dari Jakarta dan luar Bandung, tapi karena PPKM pesanan dibatalkan," kata Diki Permana (23), petani bunga, Kamis (5/8/2021).

Sebelum PPKM, ujar Diki, dirinya telah menanam sekitar 9.000 batang bunga jenis aster. Bunga tersebut seharusnya sudah dikirim pada pertengahan Juli 2021 lalu kepada konsumen. Namun akhirnya batal lantaran pembatasan mobilitas selama PPKM.

Diki hanya bisa memanfaatkan sekitar 2.000 batang bunga aster yang ditanam. Akibatnya keuntungan yang bisa diperoleh dari hasil panen sebesar Rp8 juta harus melayang. Sebab konsumen yang biasanya memesan untuk pesta hajatan dengan skala besar, membatalkan pesanan mereka.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Peneliti BRIN Ingatkan Gempa Besar di Bandung Raya, Ini Pemicunya!

57 tahun lalu

Ancaman Gempa Sesar Lembang, Kunjungan Wisatawan ke Bandung Barat Merosot

57 tahun lalu

Gempa Beruntun di Sesar Lembang dan Kertasari, Pemkab Bandung Terbitkan Edaran Kesiapsiagaan

57 tahun lalu

Antisipasi Gempa Besar dan Merusak, Pemkot Bandung Siapkan 6 Lokasi Evakuasi

57 tahun lalu

Hadapi Ancaman Sesar Lembang, Pemkot Cimahi Intensifkan Edukasi Gempa ke Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal