Pernikahan Adat Sunda, Prosesi Sarat Makna dan Menghibur

Agus Warsudi
Raisa dan Hamish Daud menikah dengan proses adat Sunda. (FOTO: istimewa/INSTAGRAM)

9. Ngerik
Pada prosesi Ngerik ini, rambut calon mempelai wanita akan dipotong sedikit sebagai lambang mempercantik diri lahir dan batin.

Dilanjutkan dengan prosesi Ngeningan, yakni menghilangkan semua bulu-bulu halus pada wajah, kuduk, membentuk amis cau atau sinom, membuat godeg serta membuat kembang turi.

10. Mapag Panganten
Prosesi pernikahan adat Sunda pada hari puncak terdiri atas beberapa rangkaian. Mapag panganten atau menjembut calon pengantin pria oleh utusan mempelai wanita menjemput. 

Sesampainya di tempat acara pernikahan, calon mempelai pria disambut oleh ibu dari calon mempelai wanita dengan mengalungkan bunga melati. Kemudian, calon mempelai wanita berjalan menuju pelaminan diapit oleh kedua orang tua. 

Prosesi Ngabageakeun menjadi penutup rangkaian prosesi pra-nikah, sekarang saatnya melangsungkan akad nikah untuk meresmikan hubungan kedua pasangan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kosakata Bahasa Sunda dan Artinya, Perantau di Tatar Pasundan Wajib Tahu

57 tahun lalu

Saung Jati Baba Perkenalkan Budaya Sunda lewat Pariwisata

57 tahun lalu

Ribuan Naskah Sunda Kuno Belum Terdokumentasi dan Terancam Hilang

57 tahun lalu

Masyarakat Budaya Sunda Bentuk Relawan Dinasti Nusantara di Sumedang

57 tahun lalu

Kosakata Bahasa Sunda Halus, Penting Digunakan sebagai Sopan Santun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal