9. Ngerik
Pada prosesi Ngerik ini, rambut calon mempelai wanita akan dipotong sedikit sebagai lambang mempercantik diri lahir dan batin.
Dilanjutkan dengan prosesi Ngeningan, yakni menghilangkan semua bulu-bulu halus pada wajah, kuduk, membentuk amis cau atau sinom, membuat godeg serta membuat kembang turi.
10. Mapag Panganten
Prosesi pernikahan adat Sunda pada hari puncak terdiri atas beberapa rangkaian. Mapag panganten atau menjembut calon pengantin pria oleh utusan mempelai wanita menjemput.
Sesampainya di tempat acara pernikahan, calon mempelai pria disambut oleh ibu dari calon mempelai wanita dengan mengalungkan bunga melati. Kemudian, calon mempelai wanita berjalan menuju pelaminan diapit oleh kedua orang tua.
Prosesi Ngabageakeun menjadi penutup rangkaian prosesi pra-nikah, sekarang saatnya melangsungkan akad nikah untuk meresmikan hubungan kedua pasangan.