Pernikahan Adat Sunda, Prosesi Sarat Makna dan Menghibur

Agus Warsudi
Raisa dan Hamish Daud menikah dengan proses adat Sunda. (FOTO: istimewa/INSTAGRAM)

Ngeuyeuk Seureuh biasa dilakukan sehari sebelum acara pernikahan. Prosesi ini hanya boleh dihadiri oleh orang tua kedua calon mempelai dan keluarga dekat saja.

Kedua mempelai dihadapkan dua lembar sirih bertangkai yang kemudian digulung menjadi satu memanjang. 

Setelah itu, diikat dengan benang kanteh, lalu diikuti kedua orang tua dan tamu undangan. Prosesi memiliki makna agar kelak jika mendapat rezeki yang berlebihan bisa dibagi kepada sanak saudara. 

5. Saweran
Kemudian dilanjutkan dengan prosesi Saweran. Maknanya berlomba-lomba dalam mencari rezeki dan disayang keluarga.

6. Siraman atau Ngebakan 

Calon pengantin perempuan Sunda menjalani prosesi siraman atau ngebakan. (FOTO: ISTIMEWA)

Menjelang hari pernikahan, prosesi siraman calon pengantin wanita pun dilakukan. Prosesi Siraman ini bertujuan untuk menyucikan calon mempelai wanita secara lahir dan batin. Biasanya acara berlangsung siang hari di kediaman calon mempelai wanita. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kosakata Bahasa Sunda dan Artinya, Perantau di Tatar Pasundan Wajib Tahu

57 tahun lalu

Saung Jati Baba Perkenalkan Budaya Sunda lewat Pariwisata

57 tahun lalu

Ribuan Naskah Sunda Kuno Belum Terdokumentasi dan Terancam Hilang

57 tahun lalu

Masyarakat Budaya Sunda Bentuk Relawan Dinasti Nusantara di Sumedang

57 tahun lalu

Kosakata Bahasa Sunda Halus, Penting Digunakan sebagai Sopan Santun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal