Ngeuyeuk Seureuh biasa dilakukan sehari sebelum acara pernikahan. Prosesi ini hanya boleh dihadiri oleh orang tua kedua calon mempelai dan keluarga dekat saja.
Kedua mempelai dihadapkan dua lembar sirih bertangkai yang kemudian digulung menjadi satu memanjang.
Setelah itu, diikat dengan benang kanteh, lalu diikuti kedua orang tua dan tamu undangan. Prosesi memiliki makna agar kelak jika mendapat rezeki yang berlebihan bisa dibagi kepada sanak saudara.
5. Saweran
Kemudian dilanjutkan dengan prosesi Saweran. Maknanya berlomba-lomba dalam mencari rezeki dan disayang keluarga.
6. Siraman atau Ngebakan
Menjelang hari pernikahan, prosesi siraman calon pengantin wanita pun dilakukan. Prosesi Siraman ini bertujuan untuk menyucikan calon mempelai wanita secara lahir dan batin. Biasanya acara berlangsung siang hari di kediaman calon mempelai wanita.