Pernikahan Adat Sunda, Prosesi Sarat Makna dan Menghibur

Agus Warsudi
Raisa dan Hamish Daud menikah dengan proses adat Sunda. (FOTO: istimewa/INSTAGRAM)

Kedua orang tua dari pihak pria akan menghampiri kedua orang tua dari wanita untuk menanyakan hal ini. 

Ritual ini sebenarnya lebih sering dilakukan pada pernikahan zaman dahulu sebab pada zaman itu banyak anak yang belum tahu akan dinikahkan. Padahal sudah terjadi kesepakatan antara kedua pihak orang tua. 

2. Narosan
Untuk menindaklanjuti Neundeun Omong, prosesi lamaran atau Narosan pun dilakukan. Pada prosesi pernikahan adat Sunda ini, keluarga calon mempelai pria menyerahkan Sirih lengkap beserta uang pengikat sebagai isyarat bahwa pria bersedia ikut membiayai pernikahan.

Selain itu, calon pengantin pria juga memberikan cincin meneng atau cincin belah rotan sebagai tanda ikatan. 

3. Nyandakeun (Seserahan)
Prosesi selanjutnya adalah Nyandakeun atau seserahan di mana pihak calon mempelai pria menyerahkan beberapa perlengkapan untuk pernikahan. Seperti, uang, pakaian, perabotan rumah tangga, makanan, dan lain sebagainya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kosakata Bahasa Sunda dan Artinya, Perantau di Tatar Pasundan Wajib Tahu

57 tahun lalu

Saung Jati Baba Perkenalkan Budaya Sunda lewat Pariwisata

57 tahun lalu

Ribuan Naskah Sunda Kuno Belum Terdokumentasi dan Terancam Hilang

57 tahun lalu

Masyarakat Budaya Sunda Bentuk Relawan Dinasti Nusantara di Sumedang

57 tahun lalu

Kosakata Bahasa Sunda Halus, Penting Digunakan sebagai Sopan Santun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal