Perempuan asal Cimahi Korban TPPO, Dipaksa Kerja Jadi Scammer Online di Myanmar

Adi Haryanto
Ilustrasi perdagangan orang. (FOTO: ISTIMEWA)

Di sanalah mereka diberikan informasi jika pekerjaan yang dilakukan adalah jadi scammer online.

"Dari situ banyak yang menolak termasuk Novi karena merasa tertipu dan ingin pulang ke Indonesia. Namun itu tidak mudah karena untuk bisa pulang harus membayar uang pengganti Rp200 juta," ujar Rosi. 

Rosi menuturkan, informasi terkait dugaan TPPO itu didapat dari Noviana. Sebab, Noviana ternyata menyembunyikan ponselnya dan jika ada kesempatan selalu berkomunikasi dengan Rosi. 

Noviana meminta tolong kepada pemerintah agar bisa dipulangkan ke Indonesia karena perusahaan tersebut telah melakukan kejahatan kemanusiaan yang sangat kejam.

Atas informasi tersebut, dia bersama pihak keluarga sudah melaporkan kondisi yang dialami Noviana ke Mabes Polri dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yang didampingi Serikat Buruh Migran Indonesia (SBM). 

Rosi berharap Noviana bersama korban lain bisa segera dipulangkan ke Indonesia. "Ya perusahaan itu sangat kejam karena selalu menghukum pegawai yang tidak mencapai target. Bukan hanya penyiksaan secara psikis, namun sampai fisik, dari mulai lari keliling, push up, skot jump, bahkan dipukuli, disetrum hingga dicambuk," tutur Rosi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mapolres Cimahi Dibanjiri Karangan Bunga dari Berbagai Kalangan, Ini Isinya

57 tahun lalu

Kampung Unik di Cimahi, Singgah ke Desa Terpencil yang Warganya Tidak Makan Nasi sejak Lahir 

57 tahun lalu

Lebaran 2023, Zakat Infak Sedekah di Muhammadiyah Cimahi Naik 100 Persen

57 tahun lalu

Kronologi Pemotor Dianiaya Sampai Kejang di Cimahi, Terjadi saat Korban Ngabuburit

57 tahun lalu

Cerita Korban Penganiayaan Sampai Kejang di Cimahi, Tak Sadar saat Dijambak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal