Perempuan asal Cimahi Korban TPPO, Dipaksa Kerja Jadi Scammer Online di Myanmar

Adi Haryanto
Ilustrasi perdagangan orang. (FOTO: ISTIMEWA)

Namun Rosi melihat proses rekruitmen pekerjaan tersebut janggal. Pasalnya dari proses awal hingga penerimaan cukup singkat. 

Kemudian agen itu juga hanya menyediakan visa wisata. Visa kerja dijanjikan baru akan dibuat setelah korban tiba dan bekerja di negara tujuan. 

Akhirnya Noviana pun tetap ikut bersama agen tersebut karena terdesak kebutuhan hidup. Dia dijanjikan mendapatkan gaji belasan hingga puluhan juta setiap bulan dan akan ditempatkan di Thailand. 

Bersama sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) lainnya, Noviana berangkat ke Bangkok, Thailand, pada Oktober 2022.

Rosi melanjutkan, sampai di Thailand mereka dijemput naik travel 8 jam ke arah perbatasan. Setelah menginap satu malam mereka menyeberangi sungai naik perahu dan dilanjutkan dengan naik mobil hingga tiba di Myawaddy, Myanmar. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mapolres Cimahi Dibanjiri Karangan Bunga dari Berbagai Kalangan, Ini Isinya

57 tahun lalu

Kampung Unik di Cimahi, Singgah ke Desa Terpencil yang Warganya Tidak Makan Nasi sejak Lahir 

57 tahun lalu

Lebaran 2023, Zakat Infak Sedekah di Muhammadiyah Cimahi Naik 100 Persen

57 tahun lalu

Kronologi Pemotor Dianiaya Sampai Kejang di Cimahi, Terjadi saat Korban Ngabuburit

57 tahun lalu

Cerita Korban Penganiayaan Sampai Kejang di Cimahi, Tak Sadar saat Dijambak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal