Perajin Layangan Legendaris Kabupaten Bandung, Tetap Semangat meski di Usia Senja

Gin Gin Tigin Ginulur
Atay, berfoto bersama layang-layang buatannya. (Foto: iNews.id/Gin gin Tigin Ginulur)

Usaha membuat dan menjual layang-layang ternyata menggiurkan bagi Atay. Bahkan, penghasilan yang diperoleh bisa lebih dari usaha menjahit. Biasanya, kata dia, dalam satu tahun, selama 4 bulan usahanya boleh dibilang laku.

"Usaha layangan itu musiman, biasanya setahun sekali. Kadang-kadang 4 bulan, pernah juga full satu tahun. Tapi paling sering ya di 4 bulan. Biasanya ramai," ujar Atay.

Kini, usaha Atay tidak terlalu bagus. Namun, Atay dan rekan-rekannya tetap konsisten membuat layang-layang. "Kalau lagi sepi begitu, kita tetap memproduksi layang-layang, buat stok," ucap Atay. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cerita Koh Akiat, Juara Dunia 3 Kali dengan Main Layangan

57 tahun lalu

Tragis! Ambil Layang-Layang di Atap Gedung, Bocah di Jember Tewas Tersengat Listrik

57 tahun lalu

Whoosh Sempat Terhenti Akibat Layang-Layang, KCIC Imbau Warga Tak Bermain di Jalur Rel

57 tahun lalu

Perajin Kostum Karnaval di Tuban Mengeluh, Agustus Tahun Ini Sepi Pesanan

57 tahun lalu

Banjir Pesanan Lampion Jelang HUT RI, Perajin di Malang Raup Cuan Puluhan Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal