Penyebab Terjadi Peristiwa Bandung Lautan Api, Rakyat Tak Mau Dijajah Lagi

Agus Warsudi
Tugu Bandung Lautan Api di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. (FOTO: iNews/JUHPITA MEILANA)

Panglima Divisi III Jenderal AH Nasution terus melancarkan serangan dan menolak bertemu dengan Sekutu. Serangan-serangan sporadis pejuang Indonesia dan kegagalan mencari penyelesaian di tingkat daerah membuat posisi Sekutu terdesak. 

Kemudian, Sekutu melakukan pendekatan terhadap petinggi pemerintahan RI. Pada 23 Maret 1946, Sekutu kembali menyampaikan ultimatum agar pejuang meninggalkan Bandung Selatan sejauh 10 sampai 11 kilometer dari pusat kota selambat-lambatnya pada 24 Maret 1946 pukul 00.00 WIB. 

Perdana Menteri Sutan Syahrir lantas menugaskan Syafruddin Prawiranegara dan Mayor Jenderal (Mayjen) Didi Kartasasmita datang ke Bandung. Namun Kolonel AH Nasution tetap menolak ultimatum Sekutu.

Sebab, sangat mustahil memindahkan ribuan pasukan dalam waktu singkat. Syafruddin Prawiranegara dan Mayjen Didi Kartasasmita menemui Mayor Jenderal Hawthorn meminta agar batas Ultimatum diperpanjang. 

Di sisi lain, Sekutu terus menyebarkan pamflet berisi tentang ultimatum penarikan pasukan pejuang dari utara Bandung. Pada 22 Maret 1946 sore, AH Nasution ikut ke Jakarta bersama Syafruddin dan Mayjen Didi Kartasasmita untuk menemui Perdana Menteri Syahrir.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jokowi dan Xi Jinping Saksikan Uji Dinamis Kereta Cepat Jakarta-Bandung Besok

57 tahun lalu

Fakta Baru, Tersangka Pembunuh Mahasiswa di Bandung Pernah Coba Bunuh Diri

57 tahun lalu

Usai Garut dan Purwakarta, Giliran Bandung Diguncang Gempa Bumi 

57 tahun lalu

Asah Kreativitas Perempuan di Hari Ayah, Srikandi Ganjar Gelar Painting Tote Bag di Bandung

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Pembunuh Mahasiwa Unpad di Bandung, Pelaku Diancam Hukuman Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal