Penyebab Terjadi Peristiwa Bandung Lautan Api, Rakyat Tak Mau Dijajah Lagi

Agus Warsudi
Tugu Bandung Lautan Api di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. (FOTO: iNews/JUHPITA MEILANA)

Menyikapi rencana itu, para pejuang, baik Tentara Keamanan Rakyat (TKR) maupun laskar-laskar pemuda, bertekad melakukan perlawanan. Perang gerilya pun dilakukan oleh para pejuang.

Brigade McDonal Masuk Bandung

Pada 12 Oktober 1945, tentara Sekutu, termasuk NICA Belanda, di bawah Brigade McDonald, masuk Kota Bandung. Saat itu, tentara Sekutu memerintahkan seluruh senjata api yang dimiliki penduduk, kecuali milik Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dan polisi, diserahkan tanpa syarat.

Situasi Kota Bandung memanas. Para tentara Belanda yang baru bebas dari kamp tahanan Jepang, berulah. Mereka melakukan penjarahan. Akibatnya, bentrokan antara tentara Sekutu dengan TRI dan para pejuang tidak dapat dihindarkan.

Malam 24 November 1945, TRI dan badan–badan perjuangan lain melancarkan serangan terhadap markas–markas Sekutu di Kota Bandung, termasuk Hotel Homan dan Preanger yang menjadi markas besar Sekutu.

Pada 27 November 1945 atau tiga hari setelah penyerangan markas Sekutu, MacDonald menyampaikan ultimatum agar rakyat dan para pejuang segera mengosongkan wilayah Bandung Utara selambat–lambatnya pada 29 November 1945 pukul 12.00 WIB.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jokowi dan Xi Jinping Saksikan Uji Dinamis Kereta Cepat Jakarta-Bandung Besok

57 tahun lalu

Fakta Baru, Tersangka Pembunuh Mahasiswa di Bandung Pernah Coba Bunuh Diri

57 tahun lalu

Usai Garut dan Purwakarta, Giliran Bandung Diguncang Gempa Bumi 

57 tahun lalu

Asah Kreativitas Perempuan di Hari Ayah, Srikandi Ganjar Gelar Painting Tote Bag di Bandung

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Pembunuh Mahasiwa Unpad di Bandung, Pelaku Diancam Hukuman Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal