Pentolan Geng Motor yang Bunuh Warga di Kebon Kopi Cimahi Menyesal

Adi Haryanto
MFPU, wakil ketua geng motor saat diinterogasi Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono di Mapolres Cimahi, Kamis (16/2/2023). (Foto/MPI/Adi Haryanto)

Dia menuturkan, aksi kekerasan dan penyerangan yang terjadi di Gang Arsyad, Kebon Kopi, tidak ada instruksi dari ketua Moonraker. Kebrutalan tersebut inisiatif anggota yang telah terpengaruh minuman keras (miras). 

"Ke depan jangan ada lagi kaya gini. Jangan ada brutal-brutal, cukup saya dan rekan-rekan yang merasakan. Ini (kebrutalan geng motor) yang terakhir kalinya. Semoga menjadi pelajaran bisa lebih baik buat saya dan teman-teman," tutur MFPU.

MFPU mengatakan, memiliki peran dalam penganiayaan itu. Saat kejadian dia menggunakan tongkat baseball untuk menghabisi nyawa korban. 

Sementara NBR memegang batu besar yang dilemparkan ke korban sampai terjatuh. Sedangkan pelaku MA dan KAH membekali diri dengan double stik untuk memukuli korban.

MFPU, MA, dan KAH ditangkap di persembunyian mereka di sebuah rumah kontrakan di daerah Cirebon dan RFF ditangkap di rumahnya di daerah Subang pada Selasa (13/2/2023). 

Sementara NBR ditangkap di kediaman pamannya di Soreang, Kabupaten Bandung pada Senin (12/2/2023).

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Parkir di Lokasi Terlarang dan Bikin Macet, 6 Mobil Digembok Petugas Dishub Cimahi

57 tahun lalu

5 Anggota Geng Motor yang Bunuh Warga di Kebon Kopi Cimahi Tertangkap

57 tahun lalu

Deklarasi Pemilu Damai di Cimahi, Pj Wali Kota: Awas Bahaya Hoaks

57 tahun lalu

Cimahi Berada di Jalur Sesar Lembang, Warga Harus Siaga Hadapi Bencana

57 tahun lalu

Parpol dan Bacaleg Cimahi Dilarang Pasang Alat Peraga Kampanye di Pohon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal