Pentolan Geng Motor yang Bunuh Warga di Kebon Kopi Cimahi Menyesal

Adi Haryanto
MFPU, wakil ketua geng motor saat diinterogasi Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono di Mapolres Cimahi, Kamis (16/2/2023). (Foto/MPI/Adi Haryanto)

CIMAHI, iNews.id - MFPU (19), pentolan geng motor yang membunuh korban Muhammad Rizki Najmudin (21) di Gang Arsyad, Kebon Kopi, Kelurahan Cibereum, Kota Cimahi, mengaku menyesal. Dia berharap tidak ada lagi kekerasan geng motor di Cimahi.

Pria yang menjabat sebagai wakil ketua di kelompok geng motornya tersebut, diringkus bersama empat rekannya yakni NBR (19), MA (19), RFF (18) dan KAH (17). Sedangkan seorang tersangka berinisial AAS (17) hingga kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atau buron.

"Saya bersalah, semoga ini menjadi pelajaran ke depan buat saya dan teman-teman," kata Wakil Ketua Geng Motor Moonraker Kota Bandung dan Cimahi di Mapolres Cimahi, Kamis (16/2/2023).

MFPU menyatakan, geng motor Moonraker lebih baik ditiadakan atau dibubarkan agar ke depan tidak ada lagi aksi-aksi kekerasan yang meresahkan masyarakat. 

Dia meminta para pelajar jangan bergabung dalam geng motor dan meresahkan masyarakat. "Pelajar Moonraker sebaiknya dibubarkan saja. Saya merasa bersalah," ujar MFPU.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Parkir di Lokasi Terlarang dan Bikin Macet, 6 Mobil Digembok Petugas Dishub Cimahi

57 tahun lalu

5 Anggota Geng Motor yang Bunuh Warga di Kebon Kopi Cimahi Tertangkap

57 tahun lalu

Deklarasi Pemilu Damai di Cimahi, Pj Wali Kota: Awas Bahaya Hoaks

57 tahun lalu

Cimahi Berada di Jalur Sesar Lembang, Warga Harus Siaga Hadapi Bencana

57 tahun lalu

Parpol dan Bacaleg Cimahi Dilarang Pasang Alat Peraga Kampanye di Pohon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal