Pengusutan Kasus Dugaan Penyelewengan Gas Elpiji 3 Kg di Sukabumi Dipertanyakan

Dharmawan Hadi
Pengusutan kasus dugaan penyelewangan penyaluran gas elpiji 3 kg bersubsidi di Sukabumi belum tuntas. (FOTO: ISTIMEWA/ILUSTRASI)

Sadam Husen menyatakan, belum ada penetapan tersangka dalam kasus penyelewengan penyaluran gas elpiji 3 kg. kasus dugaan penyalahgunaan gas LPG tersebut jangan sampai hanya jadi polemik, namun tidak jelas status hukumnya. 

"Kami sebagai ormas Pekat IB harus selalu memantau, mengawasi, dan mengingatkan agar penegakan hukum kasus gas susbsidi yang menjerat agen Arthajatra 45 dan agen lain yang diduga turut terlibat ini, harus tuntas," ujar Sadam Husen.

"Jadi di audiensi nanti kami mempertanyakan kasus ini agar bisa berjalan terang benderang, mudahan-mudahan perjuangan kami untuk masyarakat kecil bisa terlaksana," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pekat IB Jawa Barat Soni Hendrawan mengatakan, mendukung penuh langkah-langkah DPD Pekat IB Kabupaten Sukabumi dalam mengawal proses penegakan hukum terhadap kasus dugaan penyelewangan gas bersubsidi di Kejari Kabupaten Sukabumi.

"Secara pribadi saya mendukung penuh langkah DPD Pekat IB Kabupaten Sukabumi mempertanyakan status penegakan hukum sudah sampai di mana. Tujuannya agar membuat jera para oknum agen has nakal yang masih berani mempermainkan harga gas yang sudah ditentukan pemerintah," ujar Soni.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sukabumi Geger Penemuan 3 Mayat Pria di Lokasi Berbeda, Tak Ada Tanda Kekerasan

57 tahun lalu

Korban Terseret Arus Laut di Sukabumi Ditemukan Meninggal, 1 lagi Bocah Digulung Ombak 

57 tahun lalu

Penusuk Janda Cantik di Sukabumi Ditangkap, Pelaku Ditembak karena Melawan

57 tahun lalu

Pembunuh Janda Cantik di Sukabumi Nyamar Jadi Tarzan di Gunung Walat

57 tahun lalu

KAI Berlakukan Jadwal Baru KA Pangrango Bogor-Sukabumi Hari Ini, Simak Yuk!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal